Sunday, 23 August 2015

PENGENALAN

Addinu ‘aqlun la dinna liman la ‘aqla lahu
“Agama adalah akal, tidak ada agama bagi mereka yang tidak mempunyai akal.”
“Sesungguhnya akal tidak bertentangan dengan wahyu, dengan akal wahyu dapat berfungsi menjawab persoalan-persoalan yang ada, karena itu dengan akal dimensi ijtihad akan semakin berkembang.” (Ibnu Rushd)


“Aku berpikir maka aku ada” (Rene Descartes)
Ketika masyarakat kota Mekkah sedang dilanda keterpurukan moral, dimana zaman jahiliyyah pada saat itu telah membuat tatanan moral bobrok dan terpuruk. Penindasan, perbudakan, diskriminasi, kerap mewarnai pemandangan kota Mekkah pada waktu itu. Melihat keadaan penduduk Mekkah yang tidak bermoral, maka Nabi Muhammad bersemedi (uzlah) ke gua Hira, merenung dan memikirkan keadaan penduduk Mekkah yang semakin rusak prilakunya.

Setelah beberapa hari bersemedi (uzlah), maka turunlah wahyu dari Tuhan berupa ayat al-Quran. “Iqra” wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad sebagai petunjuk hidup yang akan merubah peradaban manusia. Setelah Nabi menerima wahyu yang pertama, wahyu-wahyu selanjutnya turun secara bertahap dalam rangkaian ayat yang mampu menjawab pelbagai macam masalah. Disini peranan wahyu begitu penting sebagai petunjuk hidup manusia, wahyu sama sekali tidak akan pernah berfungsi jika tidak digunakan dengan akal sehat, wahyu turun untuk disampaikan kepada mereka yang berakal, sehingga dengan adanya wahyu akal berfungsi secara benar, bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, wahyu sebagai petunjuk akal, sebaliknya akal sebagai interpretasi penerapan wahyu secara benar.

Wahyu dan akal mempunyai peranan penting sebagai petunjuk hidup manusia, bukan saja sebatas ritual keagamaan semata, akan tetapi fungsi wahyu dan akal dapat digunakan lebih jauh dari sekedar itu. Dengan wahyu dan akal kita berharap peranan agama akan semakin terasa menyejukan, jauh dari tindakan kekerasan, karena kita yakini mereka yang melakukan tindak kekerasan sejatinya tidak memahami fungsi wahyu dan akal secara benar.

No comments:

Post a Comment